Home > Umum > Malam kelabu 17 April 2012

Malam kelabu 17 April 2012

Senin, 17 April 2012 jam 20:35. Sepertinya ujian belum berhenti dating kepada saya. Kemarin malam setelah daerah rumah saya mati lampu ternyata stabilizer rumah mengalami kerusakan. Hasilnya beberapa lampu rumah yang masih menggunakan neon tidak dapat menyala. Voltase di daerah saya memang tidak stabil, entah apa jadinya peralatan elektronik yang saya miliki tanpa kehadiran stabilizer ini, saya sangat mengkhawatirkan kesehatan laptop tercinta. Untuk membeli stabilizer baru tentu bukan urusan mudah karena harganya yang tidak murah, tetapi kebutuhannya sangat mendesak.

Setelah lampu menyala saya langsung menyalakan laptop, niatnya untuk melakukan shrink harddisk untuk keperluan instalaasi linux. Setelah saya siapkan semuanya, proses shrink dilakukan, setelah itu tinggal melakukan pembentukan ulang partisi. Di sini masalah dimulai. Saya menggunakan bantuan software eazus partition manager untuk melakukan pembentukan ulang partisi. Karena prosesnya memang cukup lama, akhirnya saya tinggal tidur, berharap saat bangun semua sudah selesai. Sekitar jam 06:00 saya bangun, langsung mengecek laptop, alangkah kangetnya saya mendapati pesan error di layar yang menyatakan bahawa partisi primer saya hilang. Kepanikan seketika itu menjalar di dalam tubuh saya, apakah drive C saya sudah rusak atau proses pembentukan ulang partisi mengalami sesuatu hal yang tidak diinginkan. Saya takut kalau sampai data-data saya yang kemarin belum terbackup hilang. Sepanjang hari ini saya dibayangi ketakukan itu. Akhirnya setelah sampai di rumah saya coba untuk booting menggunakan dvd win 7 untuk melihat partisi yang terbentuk. Alhamdulilah, dilihat dari sizenya semua berjalan tidak seperti yang saya bayangkan. Saya hanya perlu menginstal kembali win 7 saja.

Pagi ini saya cukup siang datang ke kantor, sekitar jam 09:00 saya tiba. Cukup terkejut ternyata kantor saya baru dicat ulang, jadi kelihatan mewah. Hari ini kembali saya merasakan kurang produktif, hanya beberapa hal kecil yang selesai saya lakukan, padahal daftar kerjaan yang harus diselesaikan cukup banyak. Otak saya masih berjalan cukup lambat hari ini, perasaan aneh masih saya rasakan di dada.

Hari ini sebenarnya saya mempunyai tugas yang harus dikumpulkan, tetapi saya belum mengumpulkannya karena tidak sempat mengerjakan kemarin malam. Teman satu kelompok saya juga belum sempat mengerjakan. Saya cukup khawatir dengan situasi ini, karena tugas tersebut cukup penting. Sore hari, dengan diliputi perasaan cemas dan takut saya bingung apakah akan berangkat ke kampus atau langsung pulang ke rumah. Entah apa yang saya pikirkan sehingga saya memilih untuk langsung pulang saja ke rumah, saya ingin cepat-cepat melihat keadaan rumah setelah kejadiaan tadi malam. Apakah banyak lampu yang padam atau ada alat elektronik yang rusak, saya juga ingin memeriksa laptop saya, melihat apakah ada data yang hilang di sana. Sesampainya di rumah saya melakukan ritual biasa, makan malam, dilanjut dengan beres-beres. Sekitar jam 08:00 saya masuk ke dalam kamar, tiba-tiba saya mendapat sms. Sangat kaget saya membacanya, teman saya memberitahukan bahwa sekarang sedang diadakan tugas individu yang harus dikumpulkan hari ini juga, semacam quiz. Ini baru pertama kali terjadi, bisanya tugas diberikan rentang waktu beberapa hari. Sangat menyesal saya, kenapa tadi saya tidak berangkat ke kampus saja, ini malah pulang ke rumah. Dua tugas dari satu mata kuliah yang sama telah saya lalaikan. Kecemasan langsung muncul di dalam hati saya. Karena ini kuliah matrikulasi yang berpengaruh nantinya saat akan melakukan thesis. Setahu saya apabila tidak mendapat surat matrikulasi maka tidak mendapatkan SK thesis. Dan surat matrikulasi itu keluar kalau kita dinyatakan lulus kuliah matrikulasi (yang saya ikuti sekarang). Beda dengan kuliah biasa, matrikulasi ini tidak ada ujian, melainkan hanya tugas-tugas saja, satu mata kuliah dua tugas, dan katanya absen berpengaruh. Selama ini absen saya compang-camping, mungkin antara bolos dan tidak cukup berimbang, sedangkan kehadiran diwajibkan 80%. Kalau tugas memang saya tidak pernah bolong, selalu saya kerjakan. Tapi kali ini saya benar-benar dalam keadaan yang tidak bagus. Apa yang akan saya alami nantinya? Apakah saya tidak mendapat SK thesis hanya karena matrikulasi ini? Atau ada solusi lain? Saya sangat takut dan bingung. Masa iya hanya kuliah matrikulasi saja dapat mempersulit saya nantinya.

Categories: Umum
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: