Home > Umum > Saat Harus Memilih Dan Memutuskan

Saat Harus Memilih Dan Memutuskan

Sabtu, 21 April 2012 jam 23:21. Setelah saya bosan oprek-oprek fedora 16, saya ngaskus untuk mencari-cari thread yang bagus. Saat saya melihat hot thread di home page, ada satu judul yang menarik perhatian saya, judulnya “Saat Harus Memilih Dan Memutuskan“. Membaca judul ini saya langsung teringat dua hal. Pertama saya teringat dia, terlintas di pikiran saya bagaimana saat itu dia memutuskan untuk memilih orang lain, suatu kenangan yang sangat menyakitkan bagi saya. Kedua saya ingat kondisi saya saat ini, hidup tanpa tujuan, membuang waktu demi waktu untuk kegiatan yang tidak jelas. Saya sadar harus secepatnya menemukan kembali tujuan hidup yang telah hilang itu dan putuskan untuk melakukannya. Berikut isi threadnya:

Lutfhan H.P – IPB – @LutfhanHadhi

Memutuskan itu ibarat menarik pelatik pada mata senjata dan melepaskan panah dari busurnya, tidak bisa ditarik kembali. Sama hal nya dalam hidup ini, ketika kita memutuskan untuk memilih sesuatu maka kita harus berenang sampai ke dasar, tidak boleh mengambang karena akan menghalangi jalur renang yang lainnya.)

Seringkali kita mengeluh ketika kita dihadapkan pada dua hal penting yang menagih janji untuk diperhatikan, seringkali kita mengeluh ketika kita dihadapkan pada segudang pekerjaan rutinan, seringkali kita mengeluh ketika dihadapkan pada suatu pencapaian yang besar, seringkali kita mengeluh ketika waktu tidur dan istirahat bekurang tersita pekerjaan dan tanggung jawab yang harus diselsesaikan, wajar.. karena kita manusia.

Tetapi….. cobalah kita melihat mundur.. ketika kita mulai berfikir untuk terjun ke sebuah tanggung jawab, bimbangnya kita untuk memutuskan antara “iya” dan “tidak” hingga akhirnya memilih “ya saya akan mengambil tanggung jawab tersebut”, semangatnya kita saat akan berkomitmen untuk bergabung menjadi bagian dari tanggung jawab tersebut, tegangnya kita saat menunggu jawaban apakah saya akan menjadi bagian didalamnya atau tidak,dan bahagianya kita saat kita sah menjadi bagian didalamnya

Ya, hal itu lah yang sengaja saya lintaskan kedalam fikiran ketika saya merasa “mengapa saya harus terbangun sampai larut malam?” “mengapa saya harus berada di meja rapat hingga semuanya berakhir?” “ dan mengapa saya….mengapa saya yang lainnya”..

YA Karena Satu jawabannya “SAYA YANG TELAH MEMUTUSKAN UNTUK MEMILIH NYA” maka saya harus menerima semua konsekuensinya..itulah yang memacu semangat saya kembali untuk tetap menjalakannya…dan tidak pernah merasa sia-sia meskipun mengalami kegagalan..ingatlah perjuangan kita untuk memutuskannya dan ingatlah niat awal dan tujuan kita untuk memutuskannya maka kita akan terbangun dan kembali berlari….

we decide then we do till the last..this is our best effort.

Categories: Umum
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: